侮辱それとも指摘
「日本人にとって「自分で考える」というのが大人の一つの大きな条件です。ですから、「そんなこと、自分で考えろ
「とか「そんなことも自分で考えられないのか」とか、ひどいのになると「おまえ、脳みそどこにくっつけてるんだ
。といったことをよく言います
残念ながら、インドネシアの人はそのように言われた時、侮辱されたと受け止める人が大部分のようです。しか
し、侮辱の意味でそのように言っている日本人はいないと思います。日本人の大人は仕事でも家庭でも「どのよう
に相手を成長させようか」と良く考えます。上に上げた言葉はそのような気持ちから出ている言葉だということを
。理解してほしいと思います
一つの言葉を「侮辱」と受け止めた場合、「侮辱→いやな気持ち→うらみ・憎しみ→仕返し」というように全て
がネガティブになり、全く自分の成長に結びつきません。反対に一つの言葉を自分を良くするために「指摘」して
もらったんだと受け止めれば、「指摘→いやな気持ち→反省→改善→成長→成功」というように自分の成長まして
や成功に結びつきます。「侮辱」にせよ「指摘」にせよ自分の悪い部分を言われたのですから、いやな気持ちにな
ることは避けられません。ただ、そのいやな気持ちを自分が成長するための「肥やし」と受け止めるのか、単に相
。手に対する「憎しみ」と受け取るのかでその人の成長は大きく変わります
本当は相手が「侮辱」のつもりで言った言葉でも、それを「指摘」と受け止め自分の成長に結び付けられる人が
。いたら、その人こそ将来、絶対成功する人だと思います
。成功の鍵はそのようなちょっとしたことにあります。自分の非を認めるのは辛いことですけどね
?Dihina atau Dibina
Bagi orang Jepang, salah satu unsur orang dewasa adalah “Memikirkan dengan sendiri”. Oleh karena itu, orang
Jepang sering mengatakan “Hal yang seperti itu, pikir dengan sendiri!”, “Masa hal seperti begitu saja tidak bisa
.“?pikir sendiri!” dan lebih gawat lagi “Kamu menempelkan otak di mana
Sayangnya waktu dikatakan seperti itu, hampir semua orang Indonesia menganggapnya dihina. Akan tetapi
menurut saya tidak ada orang Jepang yang mengatakan seperti itu dengan maksud menghina. Orang dewasa
Jepang sering memikirkan “bagaimana membesarkan / mendewasakan dia?” baik dalam rumah maupun dalam
.pekerjaan. Saya mohon pengertiannya bahwa kata-kata yang di atas ini, berdasarkan perasaan seperti itu
→ Apabila menganggap suatu kata sebagai “dihina”, menjadi negatif seperti “dihina → perasaan yang tidak enak
rasa benci → balas dendam”, dan sama sekali tidak ada kaitan dengan kemajuan diri-sendiri. Sebaliknya apabila
menganggap suatu cara sebagai “temuan” untuk membimbing, diri-sendiri akan maju dan sukses seperti “temuan
.“perasaan yang tidak enak → me-mawas diri → memperbaiki diri → meningkatkan kemampuan → sukses →
Baik menganggap “dihina” maupun “temuan”, tidak bisa menghindari perasaan yang tidak enak, karena ditunjukan
“hal yang tidak bagus dari diri-sendiri. Tetapi hanya menganggap perasaan yang tidak enak itu, sebagai “pupuk
untuk memajukan diri, atau sebagai “rasa benci” terhadap lawan bicara, dengan begitu saja sangat berbeda untuk
.kemajuan diri-sendiri
Kalau ada orang yang bisa menganggap kata orang sebagai “temuan” walaupun sebenarnya orang itu
.melemparkan kata sebagai “menghina”, orang itu pastilah akan sukses
Kunci kesuksesan itu ada dalam hal yang kecil seperti itu. Memang menerima kesalahan sendiri itu susah
......sih
Repost from ne.jp
Read More......